Membangun Ketahanan Informasi Daerah (1)

Kegiatan KIM BIJAK dalam seminar Membangun Ketahanan Informasi Daerah.

LCCK Tingkat BAKORWIL (2)

Peserta Lomba Cerdik Cermat Komutikatif Tingkat BAKORWIL bertujuan untuk meningkatkan peran KIM dalam proses pembangunan di wilayah kelurahan maupun pedesaan dengan penguasaan IT bagi anggotanya.

PERTURA (3)

Menggali budaya melalui ajang Pertunjukan Rakyat (PERTURA) Tingkat Jawa Timur.

OTONOMI AWARD 2016 (4)

Penghargaan Otonomi Award Kota Malang Tahun 2016 menuju Kota yang Ramah dan Bermartabat.

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 74 (5)

Rangkaian Kegiatan Dalam Memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan RI ke 74

Kamis, 12 Oktober 2023

Belajar Infografis

Untuk meningkatkan kemampuan penggiat KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kota Malang dalam membuat media informasi utamanya pada media infografis pada hari kamis tanggal 12 oktober 2023 mulai jam 08.30 - 12.00 Wib di ruang rapat Kominfo Kota Malang telah dilakukan pelatihan pembuatan infografis bagi KIM yang ada di Kota Malang. Pelatihan yang diikuti oleh perwakilan dari KIM Bijak, KIM Mbois Ilakes, KIM Mulyorejo, KIM Kebonsari Bersatu, KIM Cendrawasih, KIM Kidul Dalem, KIM Mbois Bunul Rejo, KIM Karang Besuki, KIM Wonokoyo, KIM Samaan, KIM Cemara Hijau, KIM Tanjungrejo, KIM Kayu Tangan, KIM Ngadipuro, KIM Tasikmadu, dan KIM Kanuruhan. Pelatihan di buka oleh Ibu Kabid Kominfo Kota Malang. Dan pemateri Fariz Rizky Wijaya.

Tipografi untuk menyederhanakan sebuah pesan dalam bentuk sebuah gambar atau visual. Untuk membuatnya kita harus tahu apa yang akan disampaikan kepada masyarakat sehingga masyarakat akan mudah menerima dan menangkap sebuah informasi. Dengan sebuah infografis akan lebih menarik untuk dilihat dan lebih simple narasinya namun mengena kepada masyarakat. Dalam infografis yang ditampilkan info-info pokok dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat. Dengan meningkatnya kemampuan penggiat KIM Kota Malang dalam menyampaikan informasi akan dapat mempermudah dalam penyampaian informasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat.


Penulis : Hariyanto
Editor : Hariyanto

Share:

Kamis, 28 September 2023

Kunjungan dari W4C (Waste4Change) Jakarta

Dengan semakin baiknya pengelolaan sampah rumah tangga yang ada di TPS3R Basama memberikan dampak yang menguntungkan pula bagi TPS3R Basama terutama pada pemahaman masyarakat arti pentingnya keberadaan TPS3R Basama dalam mengurangi sampah rumah tangga yang dibuang ketempat akhir yaitu TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Supit Urang.Serta meningkatnya kunjungan dari luar Bandungrejosari bahkan luar Kota Malang untuk melihat dari dekat keberadaan TPS3R Basama. Serta belajar bagaimana mengelola sampah rumah tangga skala besar.
Pada hari Rabu tanggal 27 September 2023 TPS3R Basama kedatangan tamu dari W4C (Waste4Change) Jakarta yang didampingi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Bapak Budi, serta dari Bapeda Kota Malang Bapak Herutoto. Sedangkan pengurus TPS3R Basama yang hadir adalah Rusman Effendy (Ketua), Pak Yudi (Sekretaris), Kuswandi (Bendahara), Hariyanto, Ningtyas, Riono (Anggota).

Rusman Effendy ,menyapaikan kepada perwakilan dari W4C tentang keberadaan TPS3R Basama dalam mengelola sampah rumah tangga dengan prinsip 3R yaitu Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya.Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, dan Recycle berarti mengolah kembali (mendaur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat. Sampah yang masuk atau sampah yang telah diambil oleh petugas pengangkut sampah dipisahkan antara sampah organik dan sampah anorganik. Untuk sampah organik dijadikan pupuk sedangkan sampah anorganik masih dipilah kembali sesuai dengan jenis sampahnya seperti kertas, plastik kresek, botol minuman dan lain sebagainya. Untuk saat ini nasabah TPS3R baru menjangkau 2 RW dari 13 RW yang ada di Kelurahan Bandungrejosari. Pemilahan masih dilakukan secara manual meski sudah ada alat konvayornya karena masih adanya keterbatasan tenaga kerja. TPS3R Basama juga dilengkapi alat pres sampah hidrolik dan mesin pencacah botol plastik.
Peninjauan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah untuk mensuport keberadaan TPS3R Basama dalam membantu mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA Supit Urang.





Penulis : Harianto
Editor : Harianto 

Share:

Selasa, 26 September 2023

Koordinasi Pengurus TPS3R Basama

Untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pengelolaan TPS3R Basama Kelurahan Bandungrejosari pengurus TPS3R melakukan koordinasi internal dengan tujuan untuk mengkoordinasikan dan menyatukan visi dalam mengelola TPS3R. Dalam kesempatan ini Ketua TPS3R Rusman Efendy memberikan arahan kepada semua pengurus yang ada tentang tugas pokok setiap pengurus baik pengurus inti maupun seksi seksi yang ada. Sehingga dengan mengetahui tupoksinya masing-masing diharapkan setiap pengurus dapat bekerja dengan efektif dan maksimal. Koordinasi yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 24 September 2023 ini dihadiri oleh seluruh pengurus TPS3R sereta dihadiri oleh Ketua RW 01 Bpk. Amin Tohari dan Ketua RW 13 Bapak Anang Sutrisno.
Dengan pertemuan ini diharapkan akan muncul ide-ide kreatif dalam menangani permasalahan sampah utamanya sampah rumah tangga yang ada di Kelurahan Bandungrejosari. Penguatan sistem pengelolaan sampah yang ada di TPS3R, karena sistem yang ada saat ini masih jauh dari sempurna. Sistem yang ada berjalan mulai dari pengangkutan sampai pemilahan yang dilakukan di internal TPS3R harus berjalan sesuai dengan sistem yang dibuat. Sistem pengelolaan selalu berhubungan dengan SDM, yang meliputi tenaga kerja, Jam kerja yang ideal, dan penguatan pendanaan dalam pengelolaan TPS3R. Disamping itu juga dibuat sistem pemilahan sampah yang dimulai dari hulu yaitu rumah tangga. Sehingga dengan sistem yang terbentuk dengan baik akan menghasilkan pengelolaan sampah yang lebih baik dan menguntungkan bagi masyarakat. Sehingga sampah rumah tangga tidak lagi dianggap sebagai masalah tetapi sampah akan dianggap sebagai bagian yang menguntungkan secara ekonomis.


Penulis : Harianto
Editor : Harianto
Share:

Selasa, 12 September 2023

Menuju Pengelolaan TPS3R Basama Yang Lebih Baik

Dalam pengelolaan TPS3R Basama diperlukan terobosan-terobosan baru yang lebih berani untuk pengelolaan organisasi yang lebih profesional. TPS3R berdiri dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah sampah rumah tangga yang banyak sehingga diharapkan dengan pengelolaan sampah yang ada di TPS3R akan terjadi pengurangan sampah yang dikirim ke TPA Supit Urang. Pada tanggal 11 September 2023 pengurus TPS3R yang diwakili oleh Rusman Efendi Ketua TPS3R, Kuswandi (Bendahara), Wahyudi (Sekretaris) dan Hariyanto (Anggota) bertemu dengan perwakilan dari PT. Pinastika Bandu Semesta bertemu di Balai Pertemuan Kelurahan Bandungrejosari Malang untuk melakukan penjajakan kerja sama dalam menangani permasalahan sampah yang ada di Kelurahan Bandungrejosari.

Penjajakan kerja sama ini dihadiri oleh Kurniawan, Nanang, inge perwakilan dari PT. Pinastika Bandu Semesta. Dari TPS3R diwakili oleh pengurus TPS3R Rusman Efendi, Kuswandi, Wahyudi dan Hariyanto. sedangkan dari Kelurahan adalah Dani Maroe Beni Lurah Bandungrejosari, dan Sekretaris Lurah, serta dari DLH Kota Malang dihadiri oleh Bpk. Budi. Dengan kerja sama ini diharapkan permasalahan sampah yang besar dapat dikelola dengan lebih baik lagi.
Dengan penduduk kelurahan Bandungrejosari yang mencapai 31 ribu jiwa, begitu besar pula sampah yang dihasilkan oleh masyarakat bisa mencapai 21 ribu ton setiap harinya. Sementara TPS3R masih mengelola sampah di 2 RW. Diperlukan alih teknologi dan konsep pengelolaan dalam penanganan sampah rumah tangga. Untuk diperlukan kesamaan visi dan tujuan antara masyarakat penghasil sampah rumah tangga dengan pemerintah kelurahan, DLH dan pengurus TPS3R. Diperlukan perhitungan yang tepat dalam menentukan iuran sampah dari warga Bandungrejosari.
Dengan tujuan yang baik dan kesadaran masyarakat yang baik maka TPS3R akan dapat menjalankan tugasnya dengan baik pula.


Penulis : Hariyanto
Editor : Hariyanto
Share:

Kamis, 03 Agustus 2023

Grebeg Suro 2023

Grebeg suro merupakan tradisi masyarakat jawa yang sudah ada turun temurun. Tradisi yang dilaksanakan setiap bulan Sura atau bulan muharam ini sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat di Kemantren RW 03, 07 dan 13 Kelurahan Bandungrejosari Sukun Malang atas segala nikmat, keberkahan dan rasa aman yang diberikan Allah SWT. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari kamis tanggal 03 Agustus 2023 dengan kegiatan Nyadran atau selamatan dan mendoakan para leluhur masyarakat Kemantren yang telah berjuang membuka desa hingga menjadi wilayah yang ramai saat ini.
Bersih desa yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat, ketua RW 03, 07 dan 13, Lurah Bandungrejosari, Camat Sukun, Wakil Walikota Malang, Anggota DPR kota malang, dan masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar, meskipun ada gunungan hasil bumi yang dibuat rebutan oleh masyarakat. Puncak Acara grebeg suro adalah pagelaran wayang kulit yang akan diselenggarrakan pada hari minggu tanggal 6 Agustus 2023 yang bertempat di depan pintu gerbang RW 07 Kelurahan Bandungrejosari.





Penulis : Harianto
Editor : Harianto

Share:

Minggu, 30 Juli 2023

Menata Kelembagaan TPS3R Basama Kelurahan Bandungrejosari

Sampah...... kalau tidak dikelola dengan baik akan jadi masalah. Untuk meningkatkan pengelolaan sampah rumah tangga diperlukan kesadaran yang tinggi dari semua pihak. Karena sampah yang tidak terkelola dengan baik akan membuat sampah tidak bisa dimanfaatkan untuk memberi nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu diperlukan kelembagaan yang kuat dalam mengelola sampah rumah tangga yang ada dimasyarakat melalui proses 3R (Reuce, Reduce, Recycle). Bandungrejosari sudah memiliki sarana TPS3R yang bernama BASAMA, namun secara struktur belum berjalan dengan baik. untuk itu diperlukan penguatan secara kelembagaan untuk meningkatkan pelayanan dan pengelolaan sampah rumah tangga.
Untuk  meningkatkan fungsi kelembagaan yang kuat tersebut pada hari sabtu tanggal 29 Agustus 2023 jam 19.00 WIB bertempat di Balai RW 13 Kelurahan Bandungrejosari dilaksanakan pertemuan dalam rangka sosialisasi dan pembentukan pengurus TPS3R Basama periode tahun 2023-2028 yang dihari oleh Lurah Bandungrejosari, Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Ketua LPMK Kelurahan Bandungrejosari, BKM Guyub Rukun Kelurahan Bandungrejosari, Ketua RW 03 beserta ketua RT 01 - 12, Ketua RW 13 beserta ketua RT 01-11. Babinsa, Babinkamtibmas, Pengurus periode sebelumnya, dan kader lingkungan Bandungrejosari.

Dari hasil musyawarah tersebut disepakati pemilihan Ketua TPS3R Basama beserta pengurusnya melalui musyawarah tidak melalui voting. Dari pendapat yang disampaikan oleh Manan Ketua RT 07 RW 03 bila musyawarah telah memenuhi syarat dalam pemilihan Ketua TPS3R Basama dan sesuai dengan UUD 1945 sila ke-4 serta pendapat dari Ketua LPMK Kelurahan Bandungrejosari juga memberikan pendapat untuk mengedepankan musyawarah untuk mufakat dan ada kesediaan dari calon pengurus bersedia untuk menjadi pengurus. Dari hasil musyawarah tersebut disepakati Kepengurusan TPS3R Basama sebagai berikut :
Ketua : Rusman Efendi
Sekretaris : Tri Muliani
Bendahara : Kuswandi
Seksi Angkutan : Sohar
Seksi Pemilah Sampah : Riono  
Seksi Komposting : Ngadiono
Seksi Daur Ulang : Ning Tyas
Seksi Pemasaran : Kamid
Seksi Litbang : -
Seksi Pengadaan Barang : Emi
Seksi Humas dan Pelatihan : -
Seksi Dokumentasi : Hariyanto
Kelembagaan yang kuat akan menghasilkan pengelolaan yang baik dan maksimal dalam mengatasi permasalahan sampah rumah tangga yang ada di masyarakat. Karena perlu 3 hal dalam mengelola sampah rumah tangga yang baik yaitu Struktur Kelembagaan yang kuat, Sistem pengelolaan yang baik mulai dari pengambilan sampah, pemilahan serta pemanfaatan sampah hasil pemilahan dan permodalan yang kuat dalam pengelolaan TPS3R.

Penulis : Harianto
Editor : Harianto 
Share:

Selasa, 21 Februari 2023

Kiprah Karang Werda Krida Budaya Kelurahan Bandungrejosari


Karang Werda adalah sebuah wadah untuk menampung kegiatan para lanjut usia yang dibentuk dalam rangka membantu mewujudkan kesejahteraan mereka. 

Tugas dibentuknya Karang Werda :
  1. Membantu pelaksanaan program pelayanan bagi Lansia baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat dan lembaga non pemerintah.
  2. Menggerakkan para Lansia di wilayah kerjanya untuk melaksanakan segala aktivitas yang mendukung tercapainya kesejahteraan di bidang ekonomi, kesehatan, sosial dan budaya.
  3. Membantu Pemerintah Kelurahan dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan pembangunan Kelurahan.
Fungsi dari dibentuknya Karang Werda adalah :
  1. Memelihara keimanan dan ketaqwaan Lansia kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama dan kepercayaan.
  2. Membantu lansia menerima pelayanan kesehatan melalui Posyandu Lansia.
  3. Menumbuhkan kegiatan ekonomis produktif guna peningkatan pendapatan dan memperluas kesempatan kerja.
  4. Bantuan dan perlindungan terhadap Lansia yang menghadapi kasus hukum, kekerasan dalam rumah tangga, keterlantaran serta masalah sosial lainnya.
Saat ini karang werda krida budaya yang telah berkembang dengan berbagai kegiatan yang diikuti para lansia yang ada dikelurahan, yang meliputi kegiatan senam lansia yang diadakan setiap minggu sekali, kegiatan posyandu lansia dan kegiatan kreatif lainnya.
Pada hari senen tanggal 20 Februari 2023 jam 09.00 Wib kedatangan tim juri dari tingkat Kota yang mengadakan penilaian atas kegiatan karang werda maupun pemeriksaan secara administrasi karang werda. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Juri dari Kota Malang, Pj Lurah Bandungrejosari, ketua LPMK, Pengurus lansia Karang Werda dan anggota karang werda. penilaian ini diharapkan jadi motivasi bagi pengurus untuk lebih meningkatkan peran serta dalam pembangunan di kelurahan terutama peran lansia dalam pembangunan.


Penulis dan Editor : Mas Hari
Photografer dan videografer : Mas Hari
Share:

Selasa, 14 Februari 2023

 


Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diadakan Kantor Pertanahan Kota Malang di gedung Sasana Wahana Mulya Kelurahan Bandungrejosari pada hari selasa tanggal 14 Februari 2023 dihadiri oleh warga masyarakat Kelurahan Bandungrejosari. Pemateri penyuluhan dari Kantor Pertanahan Kota Malang, Kepolisian Kota Malang dan Kejaksaan Kota Malang. Penyuluhan ini merupakan penyuluhan lanjutan agar masyarakat lebih memahami arti pentingnya pendaftaran tanah ini.

Manfaat dari PTSL meliputi : 1. Memberikan kepastian dan perlindungan hukum kepada pemegang tanah. 2. Untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. 3. Mengurangi adanya konflik pertanahan (Batas dan Kepemilikan Hak Atas Tanah)


Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk memberrikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya sertifikat tanah bagi masyarakat. Diharapkan dari penyuluhan ini memberikan kesadaran kepada masyarakat Bandungrejosari untuk mendaftarkan tanah miliknya melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap)


Penulis dan Editor : Mas Hari



Share:

Rabu, 15 Juli 2020

Penyuluhan Gerakan Masyarakat Sehat


Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi ini, Dinas Kesehatan Kota Malang bersama-sama Puskesmas Janti melakukan kegiatan Penyuluhan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dalam rangka kegiatan Promosi Kesehatan Kota Malang Tahun 2020 pada hari selasa tanggal 14 Juli 2020 bertempat di Balai RW 13 Kelurahan  Bandungrejosari. Kegiatan yang dihadiri oleh tokoh dan kader PKK RW 13 Kelurahan Bandungrejosari ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih dan sehat terutama dalam masa pandemi covid-19 ini.
Ketua RW 13 Kelurahan Bandungrejosari Anang Sutrisno menyampaikan pentingnya menjaga kondisi tubuh masing-masing dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Sosialisasi tentang Covid-19 ini penting artinya bagi masyarakat agar tidak merasa takut dan panik ketika salah satu warga terpapar virus corona ini.
Seperti yang disampaikan oleh Dyah Setyatie, SKM Kasie Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang penularan covid-19 dapat melalui dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung. Penularan secara tidak langsung dengan melalui percikan air (droplet) yang keluar dari mulut ketika kita berbicara. Sedang penularan secara langsung lewat media fisik apapun yang kita sentuh. Gejala yang ditimbulkan adalah Batuk, flu, demam disertai sesak nafas. Pencegahan yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, jaga jarak ketika bertemu orang lain, menghindari kerumunan dan selalu membawa hand sanitizer ketika keluar rumah. Ingat ketika keluar rumah harus memakai masker, selalu membawa hand sanitizer, menjaga jarak dengan orang lain dan menghindari kerumanan. Ada orang-orang yang beresiko tertular virus corona yaitu orang lanjut usia (lansia), Ibu hamil dan menyusui, balita, dan orang-orang yang punya riwayat penyakit penyerta seperti darah tinggi, diabetes dan lain-lainnya. Dimasyarakat masih banyak ditemukan pemakaian masker yang kurang tepat, untuk itu cara penggunaan masker yang benar harus diketahui oleh masyarakat. Bagaimana pemakaian masker yang benar?
1. Gunakan masker yang sesuai dengan wajah anda.
2. Untuk masker medis posisi bagian atas yang ada kawatnya. Kawat ini gunanya untuk mengaitkan ke hidung. Ingat masker bagian depan jangan disentuh, untuk membetulkan letak masker cukup dipegang talinya saja. Masker medis ini hanya bisa digunakan satu kali. Setelah itu dibuang.
3. Tetap dipakai ketika bertemu siapa saja meskipun dengan saudara kita.
4. Lipatan masker posisinya harus di bawah jangan kebalik.


Penulis: Mas Hari
Photo Gallery: Mas Hari


Share:

Minggu, 12 Juli 2020

Material Siap Pakai

Melalui rapat internal RW06 telah diputuskan bersama masyarakat, akan membangun kembali rumah bagi korban kebakaran. Tindak lanjut dari kesepakatan telah terkumpul.material siap pakai (MSP), sembako dan sejumlah uang senilai 6 juta. 
Hari ini Minggu 12/07/2020 telah dilaksanakan pembangunan kembali bangunan (sifatnya sementara) agar pak Muaji dan keluarga bisa bertempat tinggal dan membangun kembali usahanya.Mengingat pekerjaan sehari-hari sebagai tukang sampah RW6. 
"Ini semua terbatas pada sisi kemanusiaan saja " ujar Aksim Mintoroto selaku ketua RW 6. "Namun demikian kami sudah melakukan mediasi dengan pemilik tanah dan lingkungan setempat" lanjut beliau.
Disisi lain, tokoh masyarakat RT 7 RW 11 Parmin menyampaikan, masyarakat setempat tidak tinggal diam. Khusus nya sembako, pakaian layak pakai MSP (semen, seng dan lainnya). 
Menurut Aksim Mintoroto, kekurangan material akan disampaikan kepada lingkungan RW sekitar. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa dimanfaatkan oleh Muaji dan keluarga.
Tampak hadir di lapangan Serka Daman Wihanto Bhabinsa, Aksim Mintoroto, Rudi Affandi dari Keltang Bandungrejosari, Parmin Tokoh Masyarakat, dan lebih kurang 20 orang partisipan dan keluarga Muaji.
Kontributor Ario
Foto pribadi 
Share:

Selasa, 16 Juni 2020

Sukarno, perjalanan yang terlantar.

Pertemuan yang mengharukan antara anak dan bapak terjadi Selasa 16/06/2020 di klayatan II RT 6 RW 12.
Meski harus sementara harus transit di Dinas Sosialap3p2kb, semoga dalam waktu tidak lama lagi bisa berkumpul bersama keluarga.
Memulai sejarah hidup di pinggir sungai, 15 tahun yang lalu, seorang Sukarno sudah harus hidup sebatang kara. Ditolong oleh komunitas gereja Al Masih Klayatan, beliau hidup dengan bekerja mengumpulkan batu kali dan bekerja seadanya. Menurut Kartina, Puskesos Kelurahan Bandungrejosari, penah mendata 3 tahun yang lalu sebagai warga miskin kelurahan berdasarkan laporan masyarakat sekitar. 
Setelah istrinya meninggal dunia, warga sempat berupaya menemukan keluarganya. Bowo, salah satu jemaat gereja menuturkan, bahwa terakhir beliau sepakat untuk pulang ke Mojowarno. Bahkan sempat "rumahnya" dibawa serta. Namun karena satu hal beliau kembali ke Klayatan GG 2 rt6 rw12. Sampai Senin 15/06/2020 ditemukan oleh netizen dan diunggah di Facebook. 
Ungahan di komunitas peduli asli Malang, kemudian dilacak oleh Lurah, LPMK, dan satgas Kelurahan Tangguh Bandungrejosari. Kehadiran Dinas Sosialap3p2kb kemudian bersepakat untuk dievakuasi ke pos assessment di Kelurahan Buring. 
kontributor Djarnoko Priyambodo
Foto Pribadi dan KIM BIJAK

Share:

Selasa, 26 Mei 2020

Strategi percepatan dan pemulihan pasca PSBB Kota Malang.

Kota Malang bersepakat untuk tidak memperpanjang PSBB ke 2. Hal itu disampaikan walikota saat halal BI halal virtual di MCC. Selas 26 Mei 2020 bersama seluruh pejabat dilingkup Pemerintah Kota Malang.
Namun beberapa hal terkait kegiatan pasca PSBB atau setelah tgl 30 Mei 2020 akan dirumuskan dalam bentuk SOP. "Setelah ini kita memasuki new normal Kota Malang, di mana spirit dan roh yang akan kita bangun adalah beradaptasi pada kondisi masa COVID-19. Akan kita susun protokolnya," ujar Wali Kota Malang Sutiaji dalam keterangan resminya, Selasa (26/5/2020).
Adapun strategi dan kebijakan terkait protokol convid-19 dirumuskan dalam 4 pokok pikiran :
1. menyiapkan the new normal life dengan menyusun standar operasional prosedur (SOP) pola hidup sehat dan protokol COVID-19 pasca PSBB.
2. menyiapkan RSUD Kota Malang sebagai rumah sakit darurat dan rumah isolasi untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ringan yang berada di Jalan Kawi, Kota Malang.
3. melakukan pemantauan penyakit kronis melalui pendataan prolanis sebagai acuan utama pemantauan untuk masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. Jumlahnya sekitar 16 ribu orang, sudah terdata memiliki penyakit bawaan.
4. paket kebijakan stimulus ekonomi dengan merumuskan kebijakan dalam mendorong pemulihan kehidupan ekonomi masyarakat.
"Sebagai penopang kita juga kembangkan lima strategi percepatan, yang meliputi Malang Berbagi, Malang Digital Service, Malang Herbal, Malang Beli Produk Lokal, dan Malang Bahagia," tegas Sutiaji juga politisi partai Demokrat itu.
Sumber Pemkot Malang, detiknews.com
Foto Detik news




Share:

Pengunjung

Hallo Bandungrejosari

Hippam News

Kalimat BIJAK

Untuk sukses, Anda harus menemukan sesuatu sebagai pegangan, sesuatu untuk memotivasi Anda, sesuatu untuk menginspirasi Anda.

Kesuksesan bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci kesuksesan. Jika Anda mencintai apa yang Anda lakukan, Anda akan sukses.

Definition List

3R
3R singkatan dari reuse, reduce, dan recycle.
Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya.
Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah.
Recycle berarti mengolah kembali (mendaur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

ADINDA
Adinda singkatan dari :
Akses informasi
Diskusi
Implementasi
Networkling
Diseminasi informasi
Aspirasi


Pengikut

Theme Support